Beautiful Pain Ungkap Realitas Getir Perempuan Usai Keluar dari Hubungan Toksik

Meninggalkan hubungan toksik hanyalah awal. Niken harus menghadapi stigma, kehilangan kenyamanan, menyembunyikan luka demi anak, hingga membangun kembali kehidupannya dari titik nol.

FILM

Redaksi Indo Katarsis

9/29/20263 min read

Jakarta, Indo Katarsis — Keluar dari hubungan toksik sering kali dianggap sebagai langkah menuju kehidupan yang lebih baik. Namun, keputusan tersebut tidak selalu langsung menghadirkan kebahagiaan. Ada kenyamanan yang harus ditinggalkan, kehidupan yang harus dibangun kembali, serta berbagai tekanan sosial yang harus dihadapi.

Realitas tersebut menjadi inti cerita film Beautiful Pain produksi Dapur Film. Film drama keluarga ini menghadirkan sosok Niken, perempuan sekaligus ibu dari dua anak yang memilih meninggalkan pernikahan toksik bersama Dirga, karakter yang diperankan Baim Wong.

Niken diperankan Raihaanun. Karakternya menghadirkan gambaran tentang perjuangan seorang perempuan setelah mengambil keputusan besar untuk menyelamatkan kewarasan dan kesehatan mentalnya.

Alih-alih berhenti pada cerita tentang perceraian, Beautiful Pain membawa penonton melihat apa yang terjadi setelah keputusan tersebut. Perjalanan Niken menjadi gambaran bahwa meninggalkan hubungan yang menyakitkan hanyalah satu tahap dari proses panjang untuk kembali membangun kehidupan.

Pergi dari Kehidupan yang Selama Ini Nyaman

Niken sebelumnya menjalani kehidupan yang berkecukupan. Bersama Dirga, ia menikmati berbagai fasilitas dan kenyamanan materi.

Namun, kemapanan tersebut tidak lagi sebanding dengan kondisi hubungan yang semakin merusak kesehatan mentalnya. Niken akhirnya mengambil keputusan untuk meninggalkan kehidupan tersebut.

Keputusan itu berarti kehilangan banyak hal yang sebelumnya menjadi bagian dari kesehariannya. Ia harus merelakan kemapanan dan status sosial demi mendapatkan kembali martabat serta ketenangan batin.

Situasi Niken memperlihatkan dilema yang dapat muncul ketika seseorang berada dalam hubungan tidak sehat. Kenyamanan materi tidak selalu berarti seseorang merasa aman dan bahagia secara emosional.

Karena itu, pilihan Niken untuk pergi menjadi awal dari perjalanan panjang yang penuh konsekuensi.

Membawa Anak dan Kembali ke Rumah Ibu

Setelah meninggalkan rumah tangga, Niken tidak memiliki pilihan selain membawa kedua anaknya kembali ke rumah sang ibu.

Perubahan tempat tinggal tersebut menjadi simbol bahwa kehidupannya telah berubah secara drastis. Dari sebelumnya tinggal di rumah tangga yang mapan, ia kini harus kembali beradaptasi dengan lingkungan keluarga lamanya.

Kondisi tersebut juga menempatkan Niken pada situasi yang tidak mudah. Ia harus menyesuaikan kehidupan bersama dua anak sekaligus menghadapi kenyataan bahwa semua yang sebelumnya dianggap mapan telah berubah.

Kembali ke rumah ibu bukan sekadar perpindahan tempat tinggal. Bagi Niken, hal tersebut merupakan bagian dari proses menerima kenyataan bahwa ia harus memulai kembali hidupnya.

Perceraian dan Penghakiman Lingkungan

Salah satu persoalan yang diangkat Beautiful Pain adalah stigma terhadap perempuan setelah perceraian.

Niken harus berhadapan dengan komentar menyakitkan dan berbagai prasangka dari orang-orang di sekitarnya. Lingkungan yang tidak memahami keseluruhan cerita di balik perpisahan tersebut dapat dengan mudah memberikan penilaian.

Padahal, pengalaman dalam rumah tangga merupakan persoalan personal. Luka, pengkhianatan, dan perlakuan buruk yang dialami seseorang tidak selalu terlihat oleh orang lain.

Niken pun harus berusaha tetap berdiri di tengah berbagai komentar dan penghakiman moral yang diterimanya.

Bagian ini menjadi salah satu gambaran getir dalam perjalanan Niken. Setelah mengambil keputusan sulit untuk meninggalkan hubungan toksik, ia masih harus menghadapi tantangan lain yang datang dari lingkungan sosial.

Luka yang Tidak Bisa Diceritakan Sembarangan

Perjalanan Niken juga memperlihatkan sisi lain dari luka pasca-perceraian. Tidak semua pengalaman dapat dibagikan kepada publik.

Niken membawa trauma pengkhianatan dan perlakuan buruk yang dialaminya selama menjalani kehidupan bersama Dirga. Namun, ia memilih memendam luka tersebut sembari terus berjuang untuk kedua anaknya.

Bagi Niken, anak-anak menjadi alasan untuk tetap melangkah. Ia bekerja keras agar kedua buah hatinya tidak kehilangan harapan terhadap kehidupan yang lebih baik.

Situasi tersebut membuat perjalanan Niken terasa semakin berat. Ia harus berusaha memulihkan kehidupannya sendiri sambil memastikan anak-anaknya tetap mendapatkan ruang untuk berharap dan meraih kebahagiaan di masa depan.

Memulai Hidup Baru dari Titik Nol

Tahap berikutnya dalam perjalanan Niken adalah membangun kehidupan baru. Setelah terbiasa dengan berbagai fasilitas, ia kini harus menjalani kehidupan sederhana bersama kedua anaknya.

Niken belajar beradaptasi dengan kondisi baru. Ia perlahan merajut kembali harapan dan menata masa depan tanpa bergantung pada kehidupan lama yang telah ditinggalkannya.

Kisah tersebut menjadi gambaran tentang proses bangkit seorang perempuan. Memulai dari titik nol bukan berarti kehidupan telah berakhir. Justru dari kondisi tersebut, Niken berusaha membuktikan bahwa perempuan tetap memiliki kemampuan untuk menata masa depan secara mandiri.

Melalui Beautiful Pain, perjalanan Niken menjadi cerita tentang keberanian, kehilangan, luka, sekaligus harapan. Film ini tidak sekadar memperlihatkan perceraian sebagai sebuah akhir, tetapi juga menghadirkan proses panjang yang harus dilewati setelah seseorang memilih menyelamatkan dirinya dari hubungan toksik.

Raihaanun dan Jajaran Pemain

Kekuatan emosional cerita Niken turut didukung arahan sutradara Dmaz Brodjonegoro. Raihaanun beradu akting dengan Baim Wong, sementara film ini juga menghadirkan jajaran aktor lintas generasi.

Mereka antara lain Jajang C. Noer, Tarra Budiman, Nikita Mirzani, Dimas Aditya, Siti Fauziah, Sha Ine Febriyanti, Anantya Kirana, Evano Zyan, Willem Bevers, Anastasia Herzigova, dan Berliana Lovell.

Beautiful Pain dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026. Informasi terbaru serta materi eksklusif film tersedia melalui akun media sosial resmi @filmbeautifulpain dan @dapurfilm.

Kontributor: Sarah Limbeng

Editor: Permadani T.

Good News Ltd © 2022

Good News empowers the generation of tomorrow for a brighter future and hope for every individual.

Reframe your inbox

Subscribe to our newsletter and never miss a story.

We care about your data in our privacy policy.