BPI Resmi Umumkan Pengurus Baru, Perkuat Kolaborasi dan Investasi Perfilman

Badan Perfilman Indonesia memperkenalkan susunan pengurus baru dengan fokus kolaborasi dan investasi. Langkah ini diharapkan memperkuat daya saing film Indonesia di kancah global.

ENTERTAINMENT

Redaksi Indo Katarsis

4/29/20261 min read

Dok. Press Release

Indo Katarsis — Badan Perfilman Indonesia (BPI) resmi memperkenalkan susunan pengurus periode 2026–2030. Pengumuman ini menjadi bagian dari upaya memperkuat industri film Indonesia yang terus berkembang.

Ketua Umum Fauzan Zidni menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan baru adalah menciptakan ekosistem perfilman yang lebih solid dan kompetitif.

“Agenda utama yang disiapkan adalah peningkatan SDM perfilman…” ujarnya.

Selain peningkatan kualitas SDM, BPI juga berkomitmen membuka peluang investasi melalui kepastian hukum dan kemudahan regulasi.

Sebagai lembaga yang menjadi penghubung antara pemerintah dan industri, BPI memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kemajuan perfilman. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai BPI sebagai mitra strategis pemerintah.

“BPI memiliki posisi yang sangat penting sebagai jembatan antara pemerintah dan insan perfilman…,” ujarnya.

Kepengurusan baru BPI melibatkan berbagai tokoh ternama, seperti Reza Rahadian, Joko Anwar, hingga Christine Hakim.

Di sektor operasional, sejumlah nama seperti Nazira C. Noer dan Sindy Dewiana turut memperkuat manajemen organisasi.

Salah satu fokus menarik adalah pengembangan film daerah, yang diharapkan mampu memperluas representasi budaya Indonesia di layar lebar. Selain itu, BPI juga akan memperkuat riset, literasi film, dan fasilitasi pembiayaan produksi film.

Dengan struktur yang solid dan program kerja yang jelas, BPI optimistis dapat membawa perubahan signifikan bagi industri perfilman Indonesia. Kolaborasi lintas sektor, dukungan pemerintah, serta keterlibatan pelaku industri menjadi kunci dalam mewujudkan visi tersebut. BPI pun mengajak seluruh insan perfilman untuk bergerak bersama, menciptakan karya-karya berkualitas yang mampu bersaing di kancah global.

Kontributor: Sarah Limbeng

Editor: Permadani T.