Bukan Pelatihan Biasa, BTCLS 2026 IHC STIKes Pertamedika Siapkan Tenaga Kesehatan Sigap dan Profesional
Bukan Pelatihan Biasa, BTCLS 2026 IHC STIKes Pertamedika Siapkan Tenaga Kesehatan Sigap dan Profesional
EVENT


Jakarta, Indo Katarsis – IHC STIKes Pertamedika kembali menyelenggarakan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Tahun 2026 sebagai langkah strategis meningkatkan mutu tenaga kesehatan di Indonesia.
Program ini berlangsung dalam dua gelombang, yakni 2–7 Februari dan 9–14 Februari 2026. Setiap gelombang berjalan selama enam hari dengan sistem pembelajaran terintegrasi.
Pelatihan BTCLS 2026 dirancang secara komprehensif melalui metode blended learning. Peserta terlebih dahulu mengikuti pembelajaran teori selama tiga hari secara daring melalui Zoom Meeting. Setelah itu, mereka menjalani praktik dan simulasi kegawatdaruratan selama tiga hari di kampus.
Pendekatan ini memastikan peserta tidak hanya memahami protokol penanganan trauma dan henti jantung, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara tepat dalam kondisi nyata.
Ketua IHC STIKes Pertamedika, Ns. Maryati, S.Sos., S.Kep., MARS., menegaskan bahwa pelatihan BTCLS memiliki peran strategis dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan.
“Melalui kombinasi pembelajaran teori dan praktik ini, kami berharap para peserta mampu mengaplikasikan keterampilan BTCLS secara profesional, terampil, dan percaya diri dalam situasi kegawatdaruratan nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesiapan mental dan keterampilan teknis menjadi kunci dalam menghadapi kasus trauma maupun kegawatdaruratan kardiovaskular yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan terstandar.
Simulasi yang diberikan dalam pelatihan ini dirancang menyerupai kondisi klinis sesungguhnya. Dengan demikian, peserta terbiasa menghadapi tekanan serta mengambil keputusan secara akurat.
Maryati juga mengapresiasi dedikasi panitia dan narasumber yang terlibat. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini sebagai bekal profesional jangka panjang.
“Kepada para peserta, saya berpesan agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan sesi praktik sebagai bekal berharga dalam pelayanan kesehatan,” katanya.
Melalui penyelenggaraan BTCLS 2026, IHC STIKes Pertamedika semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan kesehatan unggulan yang adaptif terhadap kebutuhan layanan medis modern.
Ke depan, pelatihan seperti ini diharapkan terus melahirkan tenaga kesehatan yang kompeten, sigap, dan berintegritas tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Kontributor: Sarah Limbeng
Penulis dan Editor: Permadani T.
