Bukan Sekadar Film, Baby Udon Jadi Pengingat Cinta dan Perjuangan Keluarga

Gala Premiere Baby Udon di Jakarta menjadi momen penuh emosi. Film ini tak hanya membawa kisah keluarga ke layar lebar, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenang sosok Hajime Kondoh dan perjalanan keluarganya.

FILM

Redaksi Indo Katarsis

8/30/20263 min read



Jakarta, Indo Katarsis – Film Baby Udon menghadirkan kisah yang menyentuh hati dalam Gala Premiere di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Penayangan film produksi Sumargo Film dan LYTO Pictures itu berlangsung emosional hingga membuat suasana bioskop dipenuhi air mata.

Gala Premiere tersebut menjadi salah satu agenda penting menjelang perilisan Baby Udon di bioskop Indonesia. Namun, lebih dari sekadar acara promosi, momentum itu juga menjadi ruang untuk mengenang sosok Hajime Kondoh melalui cerita keluarga dan perjuangan yang diangkat ke layar lebar.

Suasana haru sudah terasa dari dekorasi lokasi. Bioskop dihiasi instalasi pohon sakura yang sedang mekar sebagai bentuk tribut untuk mendiang Hajime Kondoh. Setelah film selesai diputar, suasana di dalam studio berubah. Penonton dan tamu undangan tampak larut dalam cerita yang baru saja mereka saksikan. Tangis semakin pecah ketika sesi konferensi pers dimulai.

Fanny Kondoh, yang hadir bersama putranya, Kazuki atau KazKaz, kemudian menyampaikan pesan yang ditujukan kepada mendiang suaminya. Dengan suara bergetar, Fanny berbicara mengenai makna film tersebut bagi keluarganya.

"Teruntuk suami tercintaku, aku berharap kamu bisa melihat sebanyak apa orang di sini yang merayakan kisah cinta dan perjuangan kita untuk KazKaz. Film ini ada untuk mengenangmu, dan agar KazKaz bisa tahu kalau ayahnya adalah sosok yang luar biasa," tutur Fanny.

Pernyataan tersebut membuat suasana Gala Premiere semakin emosional. Para awak media dan tamu undangan yang hadir ikut larut dalam momen tersebut. Bagi Fanny, keberadaan Baby Udon menjadi bagian dari upaya menjaga cerita tentang keluarga. Film ini juga menjadi cara agar KazKaz dapat mengenal dan memahami sosok ayahnya melalui kisah yang diabadikan di layar lebar.

Amanah Fanny dan Hajime

Baby Udon juga menjadi proyek yang memiliki arti khusus bagi Denny Sumargo. Bersama Olivia Sumargo, Denny menjadikan film ini sebagai debut mereka sebagai produser di industri perfilman Indonesia.

Denny mengaku respons penonton terhadap film tersebut berada di luar perkiraannya. Dalam rangkaian tur yang telah berlangsung di sejumlah kota, ia melihat langsung bagaimana penonton memberikan reaksi emosional setelah menyaksikan film.

"Sebagai produser pertama kali, saya nggak nyangka efeknya bakal sehancur ini di hati penonton. Dari tur di berbagai kota kemarin, saya lihat sendiri orang-orang keluar studio sambil nangis sesenggukan. Alasan terbesar saya bikin film ini cuma satu: nggak mau mengecewakan amanah Fanny dan Hajime. Kisah ini bukan sekadar tontonan, tapi pelukan hangat buat siapa pun yang pernah kehilangan," ungkap Denny Sumargo, Produser dari Sumargo Film.

Pernyataan Denny menegaskan bahwa proyek tersebut memiliki misi emosional. Baby Udon ingin menjadi cerita yang dapat diterima oleh penonton yang memiliki pengalaman berbeda-beda dalam menghadapi kehilangan dan menjaga kenangan orang terkasih.

LYTO Pictures Bangga Bawa Baby Udon ke Indonesia

Produser LYTO Pictures, Andi Suryanto, turut menyampaikan harapannya terhadap kehadiran film tersebut di Indonesia.

"Kami amat bangga bisa membawa film Baby Udon ke penonton Indonesia. Semoga cerita yang mengharukan dan indah dari Bu Fanny Kondoh dan Almarhum Bapak Hajime Kondoh bisa memberikan kesan yang baik dan menginspirasi banyak orang," kata Andi Suryanto.

Harapan tersebut sejalan dengan respons yang muncul dalam Gala Premiere Jakarta. Film yang ditampilkan kepada penonton tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menghadirkan cerita emosional mengenai hubungan keluarga.
Gala Premiere Jakarta turut dihadiri sejumlah pemain dan produser. Dari jajaran produser hadir Denny Sumargo, Olivia Sumargo, Andi Suryanto, dan Marcella Daryanani.

Sementara jajaran pemain yang hadir meliputi Caitlin Halderman, Ayya Renita, Putri Ayudya, Alfie Alfandy, Miyu Okazaki, Hiroaki Kato, Royhan Hidayat, Hafni Thalib, dan Alexandra Valerie.

Setelah Jakarta, Tur Berlanjut ke Makassar dan Bali

Sebelum menggelar Gala Premiere di Jakarta, Baby Udon telah menyapa penonton melalui rangkaian acara di tujuh kota. Kota-kota tersebut adalah Bandung, Semarang, Solo, Jogjakarta, Banjarmasin, Palembang, dan Medan.
Perjalanan promosi masih berlanjut. Setelah Jakarta, tim Baby Udon akan menyambangi Makassar melalui agenda Gala Premiere dan Meet & Greet di Nipah XXI. Rangkaian tersebut kemudian ditutup di Bali, tepatnya di Level 21 XXI.

Untuk penayangan nasional, Baby Udon akan hadir serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 September 2026. Penonton juga mendapatkan kesempatan menikmati promo terbatas Buy One Get One Free atau BOGOF untuk hari pertama penayangan melalui aplikasi tiket MTIX.

Informasi mengenai trailer resmi, cuplikan film, dan tiket dapat diikuti melalui akun Instagram @filmbabyudon, @sumargofilm, dan @lytopictures.

Dengan jadwal tayang yang semakin dekat, Baby Udon membawa satu pesan utama dari balik Gala Premiere-nya: sebuah film dapat menjadi ruang untuk menyimpan kenangan, merayakan cinta, sekaligus meneruskan cerita keluarga kepada generasi berikutnya. Gala Premiere Jakarta memperlihatkan bahwa kisah tersebut telah mampu menyentuh emosi penonton bahkan sebelum film resmi tayang secara serentak di seluruh Indonesia.
Kontributor: Sarah Limbeng
Editor: Permadani T.

Good News Ltd © 2022

Good News empowers the generation of tomorrow for a brighter future and hope for every individual.

Reframe your inbox

Subscribe to our newsletter and never miss a story.

We care about your data in our privacy policy.