Descendant of the Sun Jadi Film Indonesia-Korea, Hanung Bramantyo Siapkan Tayang 2027
Cerita fenomenal DESCENDANTS OF THE SUN untuk pertama kalinya diadaptasi ke format film. Hanung Bramantyo menggandeng Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, dan Eva Celia dalam proyek kolaborasi internasional Indonesia-Korea Selatan yang akan hadir di bioskop Indonesia pada 2027.
FILM


Jakarta, Indo Katarsis — Industri perfilman Indonesia dan Korea Selatan kembali bertemu dalam sebuah proyek berskala internasional. Sutradara Hanung Bramantyo mengumumkan film terbarunya, Descendant of the Sun, yang diadaptasi dari serial populer Korea Selatan DESCENDANTS OF THE SUN.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang Ideafest 2026 pada 5 September 2026. Film ini diproyeksikan tayang di bioskop Indonesia pada 2027.
Proyek Descendant of the Sun menjadi kolaborasi sejumlah perusahaan dari Indonesia, Korea Selatan, dan negara lainnya. Dari Indonesia, proyek ini melibatkan Dapur Film, RFA, Dwi Warna Sentosa (Tobali Film), dan Piring Langit. Sementara dari Korea Selatan terdapat NEWKO Global Entertainment, NEW, dan Barunson C&C. Proyek ini juga melibatkan D BAY FILM FACTORY SDN. BHD.
Untuk distribusi dan pemasaran global, Barunson E&A akan menangani penjualan internasional. Sementara Contents Panda, anak perusahaan NEW, akan bertanggung jawab atas distribusi film tersebut di Korea Selatan.
Pertama Kali Diadaptasi ke Film
Yang membuat proyek ini menarik adalah format adaptasinya. DESCENDANTS OF THE SUN sebelumnya dikenal sebagai serial televisi Korea Selatan yang diproduksi oleh NEW, disutradarai Lee Eung-bok, serta ditulis oleh Kim Eun-sook dan Kim Won-suk.
Serial tersebut telah memiliki popularitas internasional. Hak penayangannya telah diekspor ke 32 negara dan telah ditonton oleh penonton di sekitar 100 negara melalui platform OTT global.
Cerita tersebut juga telah diadaptasi oleh berbagai negara dalam format serial. Namun, Descendant of the Sun versi Hanung Bramantyo menjadi adaptasi pertama dari cerita tersebut dalam format film.
Film Indonesia ini juga tidak akan sekadar mengulang cerita versi Korea. Tim produksi menyebut versi Indonesia akan memiliki identitas serta cerita yang berbasis pada relevansi Indonesia, tetapi tetap mengikuti garis besar kisah utama dari serial tersebut.
Hanung mengatakan proyek ini telah melalui proses yang cukup panjang sebelum akhirnya diumumkan kepada publik.
“Sejak awal, NEWKO Global Entertainment, NEW dan 2 of the Sun kini telah menyelesaikan syutingnya, dengan ini saya mengumumkan film ini akan segera tayang pada 2027 di bioskop Indonesia, dengan jajaran pemeran berbakat yang dimiliki industri perfilman Indonesia,” ujar Hanung Bramantyo.
“Prosesnya berjalan cukup lama, dan akhirnya senang bisa mengumumkan kolaborasi internasional ini,” tambahnya.
Kisah Romansa dengan Sentuhan Indonesia
Meski sinopsis lengkap belum diumumkan, film Descendant of the Sun disebut akan membawa kisah romansa pasangan yang memiliki profesi dan idealisme berbeda. Pendekatan tersebut tetap mempertahankan salah satu unsur penting dari cerita aslinya, tetapi akan dibawa ke dalam konteks Indonesia.
Untuk menghidupkan kisah tersebut, Hanung menggandeng tiga nama besar perfilman Indonesia, yakni Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, dan Eva Celia. Hanung memilih Reza dan Dian sebagai pemeran utama karena melihat keduanya sebagai representasi aktor besar Indonesia yang dicintai masyarakat. Keduanya akan terlibat dalam dinamika romansa sebagai pasangan utama.
Bagi Reza Rahadian, proyek ini sekaligus mempertemukannya kembali dengan Hanung Bramantyo. Hubungan kerja mereka telah berlangsung sejak film Perempuan Berkalung Sorban pada 2009.
“Mas Hanung bagi saya sudah seperti Kakak. Kami bekerja bersama sejak lama, sejak film Perempuan Berkalung Sorban (2009). Bahkan dari video klip, kami sudah bekerja sama. Jadi ini bukan sekadar reuni, karena hampir setiap tahun mungkin pasti kami ada produksi bersama. Saya tidak bisa menolak untuk Mas Hanung,” ujar Reza.
Reza juga memiliki catatan khusus dari kolaborasinya dengan Hanung. Piala Citra FFI pertamanya diraih saat ia tampil dalam film Perempuan Berkalung Sorban. Sementara itu, Dian Sastrowardoyo menyambut antusias kesempatan pertamanya menjadi pasangan layar Reza dalam sebuah proyek film.
“Saya dan Reza tentu saja sudah lama berkarier di perfilman, dan sudah sejak lama kami saling mengenal. Tapi ternyata baru di proyek inilah kami benar-benar dipersatukan dalam sebuah project sebagai co-actors, dan akan terlibat love interest, sangat excited,” ujar Dian.
Eva Celia Siap Eksplorasi Karakter
Eva Celia juga menjadi bagian penting dalam film ini. Ia mengaku sempat merasa gugup karena mendapatkan tantangan baru dalam proyek yang diarahkan Hanung.
“Deg-degan sekali awalnya, apalagi di film ini saya mendapat tantangan tersendiri. Namun Mas Hanung berhasil memberikan ruang yang nyaman dalam direction-nya, sehingga saya juga merasa menemukan playground dalam mengembangkan karakter yang saya perankan,” ujar Eva.
Jajaran pemeran lengkap Descendant of the Sun masih akan diumumkan kemudian. Begitu pula detail cerita dan karakter masing-masing pemain yang hingga kini belum dibuka secara menyeluruh.
Dapur Film dan Perjalanan Hanung Bramantyo
Proyek ini juga memperkuat posisi Dapur Film sebagai salah satu rumah produksi yang telah lama berkecimpung di industri film Indonesia.
Dapur Film didirikan Hanung Bramantyo pada 31 Desember 2003 di Jakarta. Rumah produksi tersebut disebut telah melahirkan sejumlah sineas muda, di antaranya Angga Dwimas Sasongko, Fajar Nugros, Fajar Bustomi, dan Gina S. Noer.
Dapur Film juga telah menghasilkan berbagai film box office, khususnya dari genre drama dan romance. Hanung sendiri merupakan lulusan Fakultas Film & TV Institut Kesenian Jakarta. Ia pertama kali memperoleh penghargaan Sutradara Terbaik dalam Festival Film Indonesia pada 2005. Sejumlah film garapannya juga mencatat jumlah penonton besar, seperti Ayat-Ayat Cinta, Rudy Habibie, Habibie & Ainun, dan Miracle in Cell No. 7.
Kini, Hanung membawa pengalaman tersebut ke proyek kolaborasi internasional Descendant of the Sun. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2027.
Perkembangan terbaru mengenai film tersebut dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @dapurfilm dan @filmdots_indonesia. Dengan kombinasi cerita populer Korea Selatan, konteks Indonesia, serta jajaran aktor ternama, Descendant of the Sun menjadi salah satu film yang layak dinantikan pada 2027.
Kontributor: Sarah Limbeng | Editor: Permadani T.
Good News Ltd © 2022
Good News empowers the generation of tomorrow for a brighter future and hope for every individual.
Reframe your inbox
Subscribe to our newsletter and never miss a story.
We care about your data in our privacy policy.
