Official Poster Operasi Pesta Copet Resmi Dirilis, Iqbaal Ramadhan Pimpin Geng Copet Amatir dengan Target Rp600 Juta

Imajinari resmi merilis official poster Operasi Pesta Copet. Film garapan Edy Khemod ini mengangkat kisah empat copet amatir yang menyusun aksi besar di tengah festival musik dengan balutan komedi dan kritik sosial.

FILM

Redaksi Indo Katarsis

7/6/20263 min read



Jakarta, Indo Katarsis – Rumah produksi Imajinari resmi merilis official poster film drama komedi terbaru Operasi Pesta Copet, yang akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Poster terbaru tersebut menampilkan Iqbaal Ramadhan bersama Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba sebagai sekelompok copet amatir yang menyusun rencana besar untuk beraksi di festival musik terbesar di Indonesia, Pestapora.

Perilisan poster ini menjadi kelanjutan dari rangkaian promosi setelah sebelumnya teaser poster dan poster karakter berhasil menarik perhatian publik di media sosial. Kali ini, penonton diperlihatkan lebih dekat dengan dunia para tokoh utama yang hidup di tengah kerasnya ibu kota dan dipaksa mengambil jalan pintas demi bertahan hidup.

Dalam official poster, keempat karakter terlihat berada di sebuah bus tua yang dijadikan markas. Kondisi markas yang kumuh dipenuhi berbagai perlengkapan sederhana, sementara di bagian belakang terpampang papan berisi skema pencopetan yang telah disusun secara rinci. Di papan tersebut tertulis target uang senilai Rp600 juta, jumlah yang ingin mereka raih melalui aksi pencopetan saat festival musik berlangsung.

Visual tersebut menjadi gambaran awal mengenai cerita yang akan disuguhkan film. Penonton akan mengikuti perjalanan empat copet amatir yang harus menghadapi berbagai tantangan saat menjalankan aksi di tengah puluhan ribu pengunjung festival musik. Berbagai situasi tak terduga memicu konflik, ketegangan, sekaligus humor yang menjadi ciri khas film produksi Imajinari.

Produser Ernest Prakasa menegaskan bahwa Operasi Pesta Copet tidak dimaksudkan untuk mengglorifikasi aksi kriminal. Sebaliknya, film ini justru mengajak masyarakat memahami bagaimana para pelaku pencopetan bekerja sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan ketika berada di tempat ramai.

"Copet bukan kejahatan spontan. Mereka punya cara kerja yang sistematis. Operasi Pesta Copet membongkar cara mereka beroperasi, dan ketika tahu bagaimana mereka bekerja, kita jauh lebih mudah menghindarinya. Film ini hiburan sekaligus bekal," ujar Ernest Prakasa.

Film ini merupakan hasil kolaborasi Imajinari bersama Angin Segar dan Boss Creator. Selain menjadi proyek terbaru dari Imajinari, film ini juga menandai debut Edy Khemod sebagai sutradara film layar lebar. Sementara itu, jajaran produser diisi oleh Ernest Prakasa, Dipa Andika, James Erlangga, dan Iqbaal Ramadhan.

Menurut Edy Khemod, kekuatan utama film ini terletak pada sudut pandang yang berbeda dalam mengangkat dunia festival musik Indonesia. Ia memilih menyoroti kehidupan masyarakat yang berada di balik kemeriahan panggung hiburan.

"Saat pertama kali saya datang dengan ide ini, sebenarnya yang menarik adalah saya bisa membahas skena musik Indonesia tapi tidak dari kacamata yang konvensional, namun kacamata sosiologisnya. Lewat film Operasi Pesta Copet, kita bukan hanya membahas musik Indonesia masa kini, tapi memotret juga permasalahan sosial di Indonesia," kata Edy Khemod.

Selain cerita yang unik, perhatian publik juga tertuju pada perubahan penampilan Iqbaal Ramadhan. Demi memerankan karakter Ijal, aktor tersebut menjalani transformasi fisik yang cukup ekstrem. Ia harus menurunkan berat badan, menggelapkan warna kulit dengan rutin berjemur, serta membiarkan kumisnya tumbuh agar sesuai dengan karakter yang diperankan.

Iqbaal mengungkapkan proses tersebut berlangsung selama dua bulan. Setiap hari ia menghabiskan waktu sekitar dua jam untuk berjemur demi memperoleh tampilan fisik yang diinginkan sutradara.

"Selama 2 bulan, saya harus berjemur setiap hari selama 2 jam. Itu untuk mengejar transformasi fisik karakter Ijal yang di filmnya tinggal area pinggir rel kereta api. Bukan cuma itu, saya juga harus manjangin kumis saya, yang jadinya seperti kumis lele," ujar Iqbaal Ramadhan.

Transformasi tersebut memperlihatkan komitmen para pemain dalam menghadirkan karakter yang autentik. Penampilan lusuh yang terlihat dalam poster bukan sekadar hasil tata rias, tetapi juga melalui proses persiapan fisik yang matang.

Di balik kisah para copet amatir, Operasi Pesta Copet menawarkan perpaduan drama, aksi, komedi, sekaligus kritik sosial mengenai kehidupan masyarakat perkotaan, kesenjangan ekonomi, hingga fenomena yang terjadi di balik kemeriahan festival musik. Pendekatan tersebut menjadi ciri khas Imajinari yang selama ini dikenal menghadirkan cerita dekat dengan realitas masyarakat.

Imajinari sendiri memiliki rekam jejak yang kuat di industri perfilman nasional melalui sejumlah film sukses seperti Ngeri-Ngeri Sedap, Agak Laen, AGAK LAEN: MENYALA PANTIKU!, serta Jatuh Cinta Seperti di Film-Film yang meraih penghargaan Film Terbaik pada Festival Film Indonesia 2024. Dengan rekam jejak tersebut, Operasi Pesta Copet menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan pada 2026.

Mengusung latar festival musik terbesar di Indonesia dengan cerita yang segar dan relevan, Operasi Pesta Copet dijadwalkan tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026, menghadirkan hiburan yang tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga mengajak penonton lebih waspada terhadap aksi pencopetan di tengah keramaian.
Kontributor: Sarah Limbeng
Editor: Permadani T.

Good News Ltd © 2022

Good News empowers the generation of tomorrow for a brighter future and hope for every individual.

Reframe your inbox

Subscribe to our newsletter and never miss a story.

We care about your data in our privacy policy.