PIYE TO KIH? Siap Tayang 19 November 2026, Hadirkan 4 Soundtrack dan Roadshow 17 Kota

Selain meluncurkan poster dan trailer, PIYE TO KIH? menghadirkan empat lagu original soundtrack karya Lek Dahlan. Film ini juga menyiapkan roadshow ke 17 kota mulai 22 Oktober 2026 sebelum tayang serentak di bioskop Indonesia pada 19 November.

FILM

Redaksi Indo Katarsis

10/19/20264 min read



Jakarta, Indo Katarsis — MIRACLE Pictures resmi meluncurkan Official Poster dan Official Trailer film PIYE TO KIH? dalam konferensi pers di Halease Hub Co Working Space, Thamrin City Mall, Jakarta Pusat, pada 19 Oktober 2026. Menjelang penayangan serentak pada 19 November 2026, film drama komedi dengan elemen supranatural ini juga menyiapkan roadshow ke 17 kota di Indonesia.

Acara peluncuran tersebut turut menghadirkan penampilan musik dari Lek Dahlan serta Mukidi, Gendut, dan Penyok. Kehadiran mereka memperkenalkan empat lagu original soundtrack yang menjadi bagian dari perjalanan emosional film.

Selain memperlihatkan gambaran cerita melalui trailer, kegiatan ini menjadi momentum bagi MIRACLE Pictures untuk memperkenalkan lebih jauh karakter, musik, dan rangkaian promosi PIYE TO KIH? sebelum menyapa penonton di bioskop.

Empat Lagu Original Soundtrack Karya Lek Dahlan

Salah satu elemen yang diperkenalkan dalam rangkaian promosi film ini adalah empat lagu original soundtrack ciptaan Lek Dahlan. Keempat lagu tersebut berjudul Sigaran Nyowo, Kelangan, Gemati, dan Piye To Kih?.

Lek Dahlan membawakan lagu Sigaran Nyowo, Kelangan, dan Gemati. Sementara itu, lagu Piye To Kih? dinyanyikan oleh Mukidi, Gendut, dan Penyok.

Keempat video klip soundtrack tersebut telah dirilis melalui kanal YouTube MIRACLE Pictures pada 15 Oktober 2026, beberapa hari sebelum peluncuran resmi poster dan trailer film.
Dalam konferensi pers pada 19 Oktober 2026, Lek Dahlan membawakan lagu-lagu soundtrack secara langsung. Mukidi, Gendut, dan Penyok juga tampil menyanyikan lagu Piye To Kih? di hadapan para tamu undangan.
Penampilan tersebut menjadikan musik sebagai bagian dari acara peluncuran sekaligus memperkenalkan unsur hiburan yang menyertai film.

Kehadiran empat lagu tersebut melengkapi pendekatan cerita PIYE TO KIH? yang tidak hanya mengandalkan konflik antarkarakter, tetapi juga menghadirkan unsur emosional melalui kisah cinta, persahabatan, keluarga, dan kehilangan.

Trailer Ungkap Kisah Mukidi dan Sukma

Dalam Official Trailer, penonton diajak mengikuti perjalanan Mukidi, seorang lelaki yang ingin membuktikan bahwa dirinya pantas untuk menikah. Namun, rencana tersebut justru berujung pada berbagai persoalan yang membuat hidupnya berantakan.

Di tengah situasi itu, Mukidi bertemu Sukma, perempuan misterius yang berasal dari alam berbeda. Hubungan mereka berkembang menjadi persoalan yang semakin rumit karena perbedaan keduanya bukan hanya berkaitan dengan dunia yang ditempati, tetapi juga keyakinan.

Konflik tersebut tergambar melalui ungkapan, “Udah beda alam, beda agama pula… piye to kih?”
Kalimat itu merangkum keruwetan situasi yang harus dihadapi Mukidi. Unsur komedi dalam film diarahkan pada nasib dan persoalan para karakter, bukan pada keyakinan atau agama.

Meski mengangkat hubungan yang tidak biasa, film ini tidak hanya berbicara tentang romantisme. Persahabatan, keluarga, kehilangan, kejujuran, serta proses memperbaiki diri juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Mukidi.

Karakter Gendut dan Penyok hadir sebagai bagian dari perjalanan tersebut. Keduanya bukan sekadar sumber kelucuan, melainkan turut membangun dinamika persahabatan yang menyertai Mukidi dalam menghadapi berbagai persoalan.

Film ini disutradarai oleh Ito Mavin, yang menulis skenario bersama Endik Koeswoyo. Produksinya berada di bawah MIRACLE Pictures melalui PT Mirakel Sinema Imaji.

Heri Chandra memerankan Mukidi, sedangkan Dara Sarasvati berperan sebagai Sukma. Pemain lainnya meliputi Sutrisno Agung sebagai Gendut, Eko Dunung sebagai Penyok, Gabriella Desta sebagai Bunga, Rizka Octavia sebagai Mintul, Devina Aureel sebagai Livia, dan Lorenzo Gibbs sebagai Jotay.

Deretan pemain pendukung lainnya mencakup Ivone Dahler, Wiyono, Marwoto, TJ Ruth, Ibnu Gundul, Yono Bakrie, Theo Aditya, Faizal Agung, Sky Sitorus, serta Fajar Mukti.

Film berdurasi 108 menit ini memiliki klasifikasi usia 13+ berdasarkan informasi yang tercantum dalam materi publikasinya.

Roadshow PIYE TO KIH? Dimulai 22 Oktober

Setelah peluncuran poster dan trailer, MIRACLE Pictures akan membawa PIYE TO KIH? lebih dekat kepada penonton melalui roadshow ke 17 kota yang dimulai pada 22 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan roadshow mencakup wawancara radio, Meet & Greet bersama pemain, kunjungan ke sekolah, kunjungan ke kampus, serta Special Screening.

Melalui pemutaran khusus tersebut, penonton berkesempatan menyaksikan film lebih awal bersama para pemain sebelum penayangan serentak di bioskop Indonesia.

Sebanyak 17 kota yang masuk dalam agenda roadshow adalah Semarang, Yogyakarta, Magelang, Solo, Sragen, Ngawi, Madiun, Ponorogo, Nganjuk, Kediri, Mojokerto, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Blitar, dan Tulungagung.

Rangkaian ini menjangkau sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kehadiran para pemain dalam kegiatan promosi diharapkan dapat memperkenalkan cerita serta karakter film kepada calon penonton secara lebih dekat.

Home Premiere di Kediri, Gala Premiere di Jakarta

Perjalanan promosi PIYE TO KIH? tidak berhenti pada roadshow. Setelah rangkaian kegiatan di 17 kota, film ini dijadwalkan menggelar Home Premiere di Kediri pada 6 November 2026.
Selanjutnya, National Premiere/Gala Premiere akan berlangsung di Jakarta pada 12 November 2026, sebelum film resmi tayang serentak di seluruh Indonesia pada 19 November 2026.

Dengan jadwal tersebut, penonton memiliki kesempatan mengikuti berbagai kegiatan promosi sebelum film memasuki masa penayangan reguler.

Peluncuran poster dan trailer pada 19 Oktober menjadi salah satu tahapan menuju jadwal tersebut. Sementara itu, perilisan video klip soundtrack sejak 15 Oktober memperkenalkan elemen musik lebih awal kepada publik.

Drama Komedi dengan Elemen Supranatural

Sebagai film drama komedi dengan elemen supranatural, PIYE TO KIH? menggabungkan situasi romantis yang rumit dengan persoalan kehidupan yang lebih luas.

Kisah Mukidi yang berusaha membuktikan dirinya pantas menikah menjadi titik awal perjalanan yang mempertemukannya dengan Sukma. Hubungan tersebut kemudian berkembang menjadi cerita tentang cinta, persahabatan, keluarga, kehilangan, kejujuran, dan keberanian memperbaiki hidup.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 19 November 2026 dengan durasi 108 menit dan klasifikasi usia 13+.

Informasi lebih lanjut mengenai film dapat diakses melalui situs resmi yang tercantum dalam materi publikasi, yaitu piyetokihfilm.com.
Dengan peluncuran trailer, empat lagu original soundtrack, serta rangkaian roadshow ke 17 kota, PIYE TO KIH? bersiap memperkenalkan kisah Mukidi dan Sukma kepada penonton Indonesia melalui perpaduan drama, komedi, musik, dan unsur supranatural.
Kontributor: Sarah Limbeng
Editor: Permadani T.

Good News Ltd © 2022

Good News empowers the generation of tomorrow for a brighter future and hope for every individual.

Reframe your inbox

Subscribe to our newsletter and never miss a story.

We care about your data in our privacy policy.