Poster “Crocodile Tears” Dirilis, Film Drama Psikologis tentang Ibu Protektif Tayang 7 Mei 2026

Film Crocodile Tears siap tayang Mei 2026 dengan cerita drama psikologis yang menyoroti hubungan ibu protektif dan anaknya yang mulai berubah.

FILM

Redaksi Indo Katarsis

4/9/20261 min read

Indo Katarsis — Film Crocodile Tears resmi memperkenalkan poster perdananya kepada publik. Film yang dijadwalkan tayang pada 7 Mei 2026 ini menghadirkan kisah drama psikologis yang berfokus pada dinamika hubungan keluarga, khususnya antara ibu dan anak.

Cerita dalam film ini mengikuti kehidupan Mama, seorang ibu tunggal yang diperankan oleh Marissa Anita. Ia hidup bersama putranya, Johan, yang diperankan oleh Yusuf Mahardika. Mama digambarkan sebagai sosok yang sangat protektif dan berusaha menjaga anaknya dari berbagai kemungkinan buruk yang ia bayangkan.

Keduanya menjalani kehidupan yang tenang, namun cenderung monoton. Situasi mulai berubah ketika Arumi, yang diperankan oleh Zulfa Maharani, hadir dalam kehidupan Johan.

Kehadiran Arumi membawa perubahan besar. Ketika Johan memutuskan untuk mengajak Arumi tinggal bersama mereka, hubungan antara dirinya dan Mama mulai mengalami ketegangan. Konflik yang muncul tidak hanya bersifat eksternal, tetapi juga menyentuh sisi emosional masing-masing karakter.

Ketegangan yang terus meningkat membuat situasi menjadi semakin tidak terkendali. Dalam kondisi tersebut, Mama dihadapkan pada keputusan yang harus segera diambil.

“Ketegangan demi ketegangan terjadi, sampai akhirnya Mama memutuskan ada yang harus dilakukan, segera,” menjadi gambaran inti konflik yang diangkat dalam film ini.

Film ini merupakan karya sutradara Tumpal Tampubolon yang dikenal dengan pendekatan cerita yang kuat dan berkarakter. Melalui Crocodile Tears, ia menghadirkan kisah yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menggugah emosi penonton.

Dengan alur cerita yang intens dan karakter yang kompleks, Crocodile Tears diprediksi akan menjadi salah satu film yang menarik perhatian di bulan Mei 2026.

Bagi pecinta film drama dengan sentuhan psikologis, film ini menjadi salah satu tontonan yang patut masuk dalam daftar wajib.

Kontributor: Sarah Limbeng

Penulis dan Editor: Permadani T.