Side Quest Kunto Aji: Pernah Jadi Linmas, Petugas Upacara, hingga Nembang Macapat
Perjalanan Kunto Aji di luar musik penuh kejutan. Dari menjaga TPS hingga nembang macapat, kini ia bersiap kembali dengan karya baru.
TRENDINGENTERTAINMENT


Jakarta, Indo Katarsis — Kehidupan Kunto Aji dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya diisi aktivitas sebagai musisi. Di luar pekerjaan utamanya, penyanyi tersebut beberapa kali menjalani peran yang cukup tidak terduga.
Jika aktivitas bermusik disebut sebagai “main quest”, Kunto Aji ternyata memiliki cukup banyak “side quest”. Ia pernah menjadi Linmas yang menjaga TPS saat Pemilu, menjadi petugas upacara, ikut bershalawat bersama kelompok hadroh, dan terbaru tampil nembang macapat.
Kegiatan terbaru tersebut berlangsung dalam pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026. Kunto Aji membawakan tembang macapat sebagai bagian dari prosesi pembukaan festival pada 13 September 2026.
Pembukaan FKY 2026 digelar di Lapangan Beran, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, Kunto Aji nembang macapat di hadapan Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Keterlibatan Kunto Aji dalam pembukaan festival menjadi “side quest” terbaru yang menambah daftar pengalaman uniknya di luar dunia musik.
Sebelumnya, publik sempat melihat sisi lain Kunto ketika ia ikut menjadi Linmas pada Pemilu 2024. Ia bertugas menjaga TPS di lingkungan tempat tinggalnya.
Peran tersebut cukup berbeda dengan aktivitas Kunto yang biasanya berada di atas panggung. Namun, keterlibatannya sebagai Linmas menunjukkan bahwa kehidupan seorang musisi juga dapat bersinggungan langsung dengan aktivitas masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
Beberapa bulan kemudian, Kunto kembali menjalani pengalaman yang berbeda. Ketika berada di Semarang pada momentum Hari Kemerdekaan Indonesia, ia awalnya hanya berniat mengikuti upacara.
Namun, niat tersebut berujung pada keterlibatan Kunto sebagai salah satu petugas upacara. Ia mendapat tugas membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Kegiatan tersebut ternyata memiliki kaitan dengan pengalaman Kunto ketika masih bersekolah. Saat itu, ia pernah menjalani sejumlah tugas dalam upacara, mulai dari baris-berbaris hingga menjadi petugas.
“Side quest” Kunto berikutnya muncul pada 2025. Kali ini, ia terlihat ikut bershalawat bersama kelompok hadroh di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta. Kehadiran Kunto dalam kegiatan tersebut kemudian ramai di media sosial. Warganet bahkan memberikan panggilan bercanda “Gus Mantra-Mantra” setelah melihat keterlibatannya bersama kelompok hadroh.
Setelah tiga pengalaman tersebut, Kunto Aji kembali hadir dalam aktivitas yang berkaitan dengan kebudayaan. Ia tampil nembang macapat dalam pembukaan FKY 2026. Jika disusun berdasarkan waktunya, perjalanan tersebut memperlihatkan variasi aktivitas Kunto Aji di luar pekerjaan musik. Ia pernah berada di lingkungan penyelenggaraan pemilu sebagai Linmas, mengikuti upacara kemerdekaan sebagai petugas, bershalawat bersama kelompok hadroh, kemudian tampil dalam prosesi pembukaan festival kebudayaan.
Berbagai momen tersebut memperlihatkan sisi Kunto Aji yang jarang terlihat ketika berada di atas panggung sebagai musisi. Ia beberapa kali menemukan dirinya berada di tengah pengalaman yang berhubungan dengan lingkungan tempat tinggal, masyarakat, hingga kebudayaan.
Menariknya, sejumlah peran tersebut muncul dalam situasi yang tidak selalu direncanakan sejak awal. Keikutsertaan Kunto dalam berbagai aktivitas itu kemudian menjadi bagian dari cerita perjalanan dirinya di luar karier musik. Namun, setelah menjalani sejumlah “side quest”, Kunto Aji kini bersiap kembali ke “main quest”.
Kunto tengah mempersiapkan single baru yang akan menjadi karya terbarunya setelah bERANI. Single tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan menuju album terbaru Kunto Aji yang direncanakan hadir pada 2027.
Dengan persiapan karya baru tersebut, aktivitas Kunto Aji kembali mengarah pada dunia musik. Berbagai pengalaman yang ia jalani dalam beberapa tahun terakhir menjadi bagian dari perjalanan sebelum dirinya melanjutkan kembali aktivitas sebagai penyanyi dan pencipta lagu.
Kisah “side quest” Kunto Aji pun masih mungkin bertambah. Setelah menjadi Linmas, petugas upacara, solis hadroh, dan penembang macapat, ia kini bersiap menghadirkan karya baru untuk melanjutkan perjalanan musiknya. Publik pun dapat menantikan perkembangan single terbaru Kunto Aji setelah bERANI, sekaligus perjalanan menuju album yang direncanakan hadir pada 2027.
Kontributor: Sarah Limbeng
Editor: Permadani T.
Good News Ltd © 2022
Good News empowers the generation of tomorrow for a brighter future and hope for every individual.
Reframe your inbox
Subscribe to our newsletter and never miss a story.
We care about your data in our privacy policy.
