Sukses Besar di Bioskop, Jangan Buang Ibu Tembus 2 Juta Penonton dan Sentuh Hati Jutaan Keluarga Indonesia

Cerita tentang perjuangan seorang ibu tunggal berhasil mencuri perhatian masyarakat. Jangan Buang Ibu kini resmi masuk jajaran lima besar film Indonesia terlaris tahun 2026.

FILM

Redaksi Indo Katarsis

7/18/20263 min read



Jakarta, Indo Katarsis – Di tengah persaingan film Indonesia yang semakin ketat, Jangan Buang Ibu berhasil menciptakan pencapaian yang mengesankan. Film drama keluarga produksi Leo Pictures itu menembus angka 2 juta penonton hanya dalam waktu 10 hari penayangan di bioskop, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu film Indonesia terlaris sepanjang 2026.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kisah sederhana tentang hubungan ibu dan anak masih mampu menyentuh hati masyarakat. Sejak mulai tayang, Jangan Buang Ibu terus mencatat pertumbuhan penonton yang stabil hingga akhirnya mencapai 2 juta penonton pada Minggu (5/7/2026). Memasuki hari ke-11 penayangan, jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 2.180.587 penonton dan membawa film ini masuk ke jajaran lima besar film Indonesia terlaris tahun 2026.

Capaian itu tidak terlepas dari antusiasme penonton yang terus memenuhi bioskop di berbagai daerah. Setiap harinya, film ini mampu menarik sekitar 150 ribu hingga lebih dari 200 ribu penonton. Tingginya minat masyarakat juga membuat jaringan bioskop tetap menyediakan sekitar 2.000 hingga 3.000 jadwal penayangan setiap hari selama masa edar film.

Raihan tersebut menjadikan Jangan Buang Ibu sebagai film Indonesia dengan performa terbaik pada periode akhir Juni hingga awal Juli 2026. Kesuksesan ini sekaligus memperlihatkan bahwa film dengan tema keluarga masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah beragam genre yang hadir di layar lebar.

Produser sekaligus CEO Leo Pictures, Agung Saputra, menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat dari masyarakat. Menurutnya, keberhasilan film ini bukan semata-mata diukur dari jumlah penonton, tetapi juga dari pesan yang dapat dibawa pulang oleh setiap orang setelah keluar dari bioskop.

"Hingga hari ke-10 masih banyak studio merah-merah untuk menonton film Jangan Buang Ibu. Terima kasih untuk penonton yang sudah merayakan film Jangan Buang Ibu di bioskop. Semoga setelah menonton, kita bisa lebih menghargai waktu bersama orangtua, dan bisa lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga," ujar Agung Saputra.

Pesan yang sama juga disampaikan oleh Nirina Zubir, pemeran Ristiana, sosok ibu yang menjadi pusat cerita dalam film ini. Ia berharap film tersebut dapat menjadi pengingat agar setiap orang tidak melupakan kehadiran ibu dalam kehidupan mereka.

"Aku punya pesan untuk yang sudah nonton Jangan Buang Ibu, ingin berterima kasih juga untuk semua yang sudah bertemu dengan ibu kalian. Tolong kunjungi ibu lagi supaya ibu dan teman-teman tidak kesepian. Jangan buang ibu dari pikiran kamu ya," kata Nirina Zubir.

Film Jangan Buang Ibu berkisah tentang Ristiana, seorang ibu tunggal yang berjuang membesarkan tiga anaknya setelah ditinggal meninggal suaminya. Kehidupan yang semula sederhana berubah menjadi semakin berat karena sang suami juga meninggalkan utang dalam jumlah besar yang harus ditanggung keluarga.

Di tengah berbagai keterbatasan, Ristiana tetap berusaha menjadi ibu yang kuat bagi Tama, Dewi, dan Tria. Ia bekerja keras agar anak-anaknya tetap memiliki masa depan yang baik. Namun, keadaan memaksanya mengambil keputusan besar yang justru membuat hubungan mereka semakin berjarak.

Anak-anak yang sebelumnya tumbuh dalam kehangatan keluarga harus menghadapi kenyataan pahit karena terpisah dari sang ibu. Perjalanan mereka dipenuhi rasa rindu, penyesalan, dan keinginan untuk kembali membalas seluruh kasih sayang yang telah diberikan Ristiana selama bertahun-tahun.

Alur cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama film ini. Banyak keluarga Indonesia dapat melihat refleksi kehidupan mereka sendiri melalui perjuangan seorang ibu yang rela mengorbankan segalanya demi kebahagiaan anak-anaknya.

Selain menghadirkan Nirina Zubir sebagai pemeran utama, film ini juga diperkuat oleh penampilan Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Basmalah Gralind, Erika Carlina, Dwi Sasono, dan Saskia Chadwick. Kehadiran para aktor dan aktris tersebut semakin memperkuat emosi yang dibangun sepanjang cerita.

Leo Pictures sendiri merupakan rumah produksi yang berdiri sejak 2019 dan dikenal konsisten menghadirkan film serta serial dengan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui berbagai genre, mulai dari drama keluarga, thriller hingga horor, Leo Pictures terus menghadirkan karya yang mengedepankan kualitas cerita dan kedekatan emosional dengan penonton.

Dengan keberhasilan meraih lebih dari 2 juta penonton hanya dalam 10 hari, Jangan Buang Ibu tidak hanya mencetak prestasi secara komersial, tetapi juga membuktikan bahwa film yang mengangkat nilai-nilai keluarga masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Film ini masih tayang di bioskop dan mengajak penonton untuk menikmati kisah yang hangat sekaligus menjadi pengingat bahwa kasih sayang orang tua adalah hal yang tidak tergantikan.
Kontributor: Ana Tasia
Editor: Permadani T.

Good News Ltd © 2022

Good News empowers the generation of tomorrow for a brighter future and hope for every individual.

Reframe your inbox

Subscribe to our newsletter and never miss a story.

We care about your data in our privacy policy.